Archive for the ‘Seni & Budaya Banten’ Category

h1

Blog-Blogger-Komunitas Blogger dan Lokalitas Blog

April 7, 2011

Blog Lokalitas

Blog Lokalitas

Pengertian Blog banyak devinisinya, namun tetap mempunyai arti dan makna yang sama dengan tujuan yang sama pula. Sebagai blogger pemula tidak ada salahnya jika saya sedikit membagi pengetahuan kepada kawan-kawan semua. Seperti yang di katatakan oleh Wiki Pengertian Blog adalah Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Blogger sendiri adalah orang yang mempunyai webblog dan beraktifitas pada dunia blog atau bisa juga disebut Narablog atau  orang yang memiliki atau memelihara suatu blog atau sering disebut juga blogosphere.

Read the rest of this entry ?

Iklan
h1

Adat Cisungsang

Mei 24, 2010

adat cisungsang saren taun

adat cisungsang saren taun

Adat Cisungsang adalah salah satu kekayaan kebudayaan adat Kabupaten Lebak, disamping kebudayaan suku badui. Lokasi Adat Cisungsang terletak di kaki Gunung Halimun, Desa Cibeber Kabupaten Lebak , kawasan ini dikelilingi oleh 4 (Empat) desa adat lainnya yaitu Desa Cicarucub, Bayah, Citorek, dan Cipta Gelar. Untuk menuju ke Masyarakat Adat Cisungsang memerlukan waktu 5 jam dari kota Rangkasbitung Kab. Lebak atau berjarak ± 175 Km dari pusat Provinsi Banten. Kondisi jalan menuju lokati tersebut cukup baik dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat.
Cisungsang Eksistensi Bumi Adat Cisungsang memiliki luas ± 2.800 km2 dengan jumlah penganut adat Cisungsang 11.000 jiwa dan ini tersebar di kota-kota di Indonesia. Nama Masyarakat Adat Cisungsang pada awalnya berasal dari nama salah satu sungai yang mengalir dari Talaga Sangga Buana. Talaga ini mengalir ke 9 (sembilan) sungai yaitu Sungai Cimadur, Ciater, Cikidang, Cisono, Ciberang, Cidurian, Cicatih, Cisimeut, dan Cisungsang. Read the rest of this entry ?

h1

selamat menunaikan ibadah puasa

Mei 10, 2010
UCAPAN selamat menunaikan ibadah puasa

UCAPAN ibadah puasa

Puasa tinggal beberapa bulan lagi! Namun Tag Google Mengenai Ucapan selamat menunaikan ibadah puasa menjadi populer. saya mencoba mencari tag kata di google selamat menunaikan ibadah puasa, hampir seluruh blog membuat artikel ini. menjalas Puasa dari tahun ketahun permasalahan selalu sama yaitu masalah keinaikan harga dan kebutuhan pokok sehari2.

Read the rest of this entry ?

h1

Seba merupakan bagian dari rangkaian aktivitas warga

April 19, 2010

Baduy yang wajib dilakukan setiap tahun. Prosesnya dimulai dari masa Kawalu (puasa tiga bulan), Ngalaksa (pencacahan penduduk sekaligus mendoakan), dan terakhir Seba. Seba yaitu menemui Bupati Lebak (Bapak Gede) dan Gubernur Banten (Ibu Gede), yang mereka sebut sebagai Bapak Gede.

MASTUR – Leuwidamar

Warga Baduy Sedang Melakukan Seba

Sabtu (17/4) malam, puluhan warga Baduy Dalam sudah berdatangan ke Baduy Luar, tepatnya ke rumah Jaro Dainah di Kampung Kadu Ketug, Desa Kenekes. Mereka membawa hasil bumi yang akan diberikan kepada Bapak Gede dan Ibu Gede.
Selain dari Baduy Dalam, ratusan warga Baduy Luar juga sudah bersiap-siap untuk mengikuti seba. Sampai pagi hari, warga Baduy yang akan mengikuti seba ke Rangkasbitung dan Serang terus berdatangan.
Warga Baduy Luar berangkat dari Ciboleger Minggu (18/4) pukul 10.30. Tercatat sebanyak 605 warga Baduy Luar yang ikut berangkat dari Terminal Ciboleger ke Rangkasbitung. Mereka berangkat menggunakan 15 kendaraan berbagai jenis, seperti elf, truk, pick up, bus, dan kendaraan pribadi. Sedangkan puluhan warga Baduy Dalam sudah berangkat terlebih dahulu dengan berjalan kaki.
“Warga Baduy Dalam berangkat jam lima subuh. Ada 25 orang yang berangkat,” ujar Asep Kurnia, warga Ciboleger, kemarin.
Mereka, kata Asep, berjalan kaki menuju Rangkasbitung. “Hasil bumi yang dibawa dimuat terpisah pada mobil bak terbuka,” kata Asep lagi.
Jaro Dainah di rumahnya mengungkapkan, pada awalnya seba akan dilakukan pada 16 April 2010. Karena kesibukan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, seba baru dilakukan minggu ini. “Kalau tidak ada Pak Bupati, kami tetap akan menghadap. Terserah siapa yang menerimanya,” kata Jaro Dainah.
Menurutnya, saat ini warga Baduy yang ikut seba tidak banyak dibanding tahun lalu yang mencapai 1.800 orang. Tahun ini sekira 605 orang yang ikut seba. Setiap kampung diwakili antara 5 – 10 orang. Makanya seba tahun ini dinamakan sebagai seba leutik (seba kecil). Warga yang ikut seba ke Bapak Gede sedikit karena hasil panen dalam satu tahun terakhir ini berkurang.
“Ciri lain yang dapat dilihat pada seba leutik adalah kami tidak membawa peralatan dapur untuk diberikan kepada Bapak Gede,” ujarnya.
Perjalanan menuju Rangkasbitung, mobil PS/elf yang ditumpangi warga Baduy saling kejar dengan kecepatan sekira 60 – 70 km/jam. Yang naik di atas elf tidak ketakutan. Mereka terlihat tenang dan menikmati perjalanan. Mereka terdiam hingga sampai tujuan.
Sekira pukul 12.00, beberapa mobil yang membawa warga Baduy Luar memasuki areal Alun-alun Multatuli Rangkasbitung. Mereka langsung bergerombol sambil melihat pemandangan yang jarang mereka nikmati.
Sementara, warag Baduy Dalam yang berjalan kaki, tiba di Rangkasbitung, sekira pukul 13.00 WIB. Mereka beristirahat di Sekretariat Pemkab Lebak.
Tadi malam selepas Isya, seba disambut Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya. Mereka menyerahkan laksa (kumpulan hasil bumi dari setiap warga Baduy) kepada Bapak Gede. Hari ini mereka menuju Kota Serang untuk bersilaturahmi dengan Gubernur Banten.
Ayah Mursid, wakil Jaro Tangtu Kampung Cibeo, Desa Kanekes, menuturkan, warga Baduy Dalam dari Cibeo yang berangkat seba sekira 11 orang. Mereka dipimpin langsung Jaro Tangtu Jaro Sami. Sedangkan dari kampung Cikeusik 7 orang tanpa didampingi jaro tangtu, dan dari Kampung Cikartawana didampingi mantan Jaro Tangtu Ayah Nasinah. “Ti kami aya 25 jalma (dari Baduy Dalam ada 25 orang, red),” ungkap Ayah Mursid.
Dia menegaskan, seba bukan merupakan pemberian upeti terhadap pemimpin di Lebak, dan bukan pula bentuk ketundukan terhadap pemerintah. Seba merupakan ritual sakral bagi warga Baduy dan wajib dilakukan setiap satu tahun sekali.
Dalam seba mereka melaporkan kondisi warga Baduy dan menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat terkait dengan kondisi alam. Mereka ingin kelestarian alam tetap dijaga. Radar Banten

h1

Mengenal Suku Baduy Banten

April 17, 2010

suku baduy banten sumber : google

suku baduy banten sumber : google

Suku Baduy atau Orang Kanekes  adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Sebutan “Baduy” merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda  yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau “orang Kanekes” sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo (Garna, 1993).

Read the rest of this entry ?

h1

Google Seach Tag Google 2011

April 9, 2010

Artikel ini hanya Tag Google yang sedang trend di dalam menu Pencarian web blog saya di tahun 2011. Dan anda masuk dan menemukan web blog saya karena anda teleh mengetikan Tag pada menu pencarian seperti di bawah ini….

Selamat dan sukses selalu….

* remaja dan tantangan masa depan,
* resensi buku ekonomi pembangunan karangan drs suba,
* hubungan seks dan remaja,
* makalah etika belajar dan mengajar menurut islam,
* komponen komponen yang terdapat pada cpotb,
* kuesioner analisis faktor faktor yang mempengaruhi,
* contoh perusahaan yang sudah menerapkan dbms,
* pola partisipasi masyarakat,
* makalah manajemen,
* ptk bahasa indonesia untuk kelas 5 sd,
* jurnal metode permainan,
* jurnal pembagian kerja,
* hubungan seks dan remaja,
* penerapan e crm pada perusahaan retail,
* sistem pengendalian manajemen,
* aplikasi reservasi hotel,
* jurnal rekam medis,
* pengaruh perusahaan terhadap lingkungan internal,
* jurnal pembiayaan dan leasing,
* sistem pengendalian manajemen,
* sistem pengendalian manajemen,
* team pair solo,
* contoh perusahaan yang sudah menerapkan dbms,
* gambaran pengetahuan dan sikap siswa siswi tentang,
* contoh perusahaan yang sudah menerapkan dbms,
* contoh naskah format feature durasi 15 manit tema,
* pengaruh tingkat suku bunga terhadap minat nasabah,
* role play retardasi mental,
* jurnal analisis faktor yang mempengaruhi keputusan,
* skripsi pendidikan ips ekonomi,
* program non linier,
* perancangan web menggunakan php,
* industri pakan di indonesia,
Read the rest of this entry ?

h1

Atraksi Seni & Budaya Banten

April 9, 2010

Kesenian DEBUS. (Banten Traditional Martial Art)


Seni bela diri debus pertama kali dikembangkan oleh salah satu sultan banten yang terkenal, yaitu Sultan ageng Tirtayasa. Debus merupakan gabungan dari pertunjukan seni bela diri tradisional dan seni kekebalan tubuh. Pertunjukan ini terdiri dari gembruk yang merupakan penampilan pembuka dengan iringan drum perkusi, lalu kemudian beluk yang disertai teriakan-teriakan melengking dan merupakan puncak dari pertunjukan. Dan yang terakhir adalah pencak yang mempertunjukan seni bela diri tradisional secara berpasangan ataupun sendiri-sendiri.

debus_tusuk_lidah

Kesenian Rampak Bedug.

Rampak bedug adalah kesenian tradisional masyarakat Pandeglang dan sekitarnya. Perangkat peralatan yang digunakan meliputi seperangkat bedg kecil selaku pengatur irama, tempo dan dinamika. Sedangkan bedug besar sebagai bass. sementara melody hanya berasal dari lantunan shalawat yang dilakukan sambil menabuh.

Rampak Bedug

Kesenian Angklung Buhun.

Kata “Buhun” mengandung arti tua atau lama. Kesenian ini sekarang hanya dijumpai pada acara-acara ritual, seperti acara adat seren taun di Cisungsang.

Angklung_Buhun

Kerajinan Tangan / Handicraft.

Provinsi banten memiliki kerajinan khas daerah, yang tersebar di setiap kabupaten kota sperti taman jaya dengan kerajinan kayunya, bumi jaya dengan gerabahnya dan rangkas bitung membuat keajinan batu kalimaya dan onix.

kerajinan_banten