h1

Warem di Carita Dibongkar Petugas

April 19, 2010

CARITA – Puluhan warung remang-remang (warem) yang berada di kawasan objek wisata Carita, Sabtu (18/4), dibongkar aparat gabungan.
Warem dibongkar lantaran meresahkan warga dan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2002 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT).
Pertugas gabungan berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran), Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), pegawai Kecamatan Carita, Kodim 0601 Pandeglang, Polres Pandeglang, dan pengurus Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB)
Sebelum ada pembongkaran, masyarakat Desa Sukarame, Kecamatan Carita sempat melayangkan surat dan meminta Pemkab Pandeglang membongkar seluruh bangunan yang berada di sepanjang jalan Carita ini karena diduga sering digunakan sebagai tempat mangkal Panjaja Seks Komersial (PSK) dan menjual minuman keras (miras).
Pembongkaran warem dimulai pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB. Prosesnya berlangsung tertib karena pemilik warem pasrah dan tidak melakukan perlawanan.
Masyarakat antusias menyaksikan pembongkaran warem-warem tersebut.“Kami bangga dengan sikap tegas petugas hari ini (Sabtu-red),” kata Franky, warga Kampung Salabenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita.
Selesai membongkar puluhan warem di kawasan wisata Carita, puluhan aparat ini mendatangi Pasar Monyet yang kabarnya juga sering dipakai sebagai lokasi mesum. Namun, di Pasar Monyet petugas tak melakukan pembongkaran karena warung yang sebelumnya di-duga sebagai tempat mangkal PSK telah beralih fungsi jadi warung makan.
“Kami akan terus mengawasi kawasan ini hingga benar-benar steril,” kata Kepala Satpol PP Oya Mulyadilaga.
Sementara Kepala Badan Kesbangpolinmas Futhoni SY diperintah Bupati menutup semua aktivitas yang melanggar norma hukum dan agama. Senada, Kepala Dinsosnakertrans Anwar Fauzan keterlibatannya dalam aksi pembongkaran untuk membina PSK yang terjaring.
Sedangkan Ketua BPPKB Kabupaten Pandeglang Devid Tanfidiyah, BPPKB berkewajiban mencegah perbuatan keji dan mungkar. (zis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: