h1

Warga Cibeber Tolak Lumpur Emas

April 17, 2010

penambang emas

RANGKASBITUNG- Setelah warga Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah menolak penambang lumpur emas, kini giliran warga Kecamatan Cibeber melakukan hal sama. Diketahui, beberapa desa di wilayah Kecamatan Cibeber, seperti Desa Cikadu, Cisungsang, Kujangjaya, dan Situmulya, kini marak pengolahaan lumpur emas di sepanjang bantaran Sungai Cibareno.
Eka Purna Yuda, Sekretaris Forum Komunikasi Pemuda Pakidulan (Forkappak) mengatakan, lokasi pengolahan lumpur emas tersebut berdiri di sepanjang bantaran Sungai Cibareno. Warga khawatir kasus yang dialami Sungai Ciwaru di Desa Bayah Barat, yang tercemar merkuri, juga menimpa Sungai Cibareno. “Hasil pantauan kami di lapangan, masih terdapat puluhan pengolahan lumpur emas yang beroperasi di beberapa desa di Cibeber. Dari hasil pantuan kami juga, lokasi pengolahan lumpur emas yang paling banyak beroperasi ada di Desa Situmulya,” ungkapnya.
Karena warga menolak, kata Yuda, Pemkab harus segera mengambil langkah konkret agar ke depan tidak timbul keresahan di masyarakat. Di tempat terpisah, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pertambangan Umum Distamben Adi Supriadi mengatakan akan segera melapor ke atasannya. (day) Radar Banten.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: