h1

Buruh PDSU Gagal Ngadu ke Dewan

April 16, 2010

Buruh PDSU Gagal Demo

Perwakilan buruh PT Permata Dunia Sukes Utama (PDSU) yang tergabung dalam Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Gas dan Umum (SPKEP), kemarin, gagal menemui para anggota Komisi II DPRD Cilegon untuk mengadukan masalah mereka.

Ini terkait keinginan mereka merevisi perjanjian kerja bersama (PKB) yang masih ditolak pihak perusahaan.
Para buruh yang datang sekira pukul 13.30 WIB ini, hanya terlihat duduk-duduk di luar ruang Komisi II DPRD Cilegon. Ini lantaran para anggota komisi tersebut sedang tidak berada di tempat. “Kita sudah satu jam menunggu namun anggota komisi II tidak ada,” kata Mansurudin, Ketua Advokasi PUK SPKEP PT PDSU, Kamis (15/4).
Pihaknya ingin DPRD Cilegon menjembatani mereka dengan pihak perusahaan. Karena, delapan dari 13 tuntutan mereka untuk merivisi PKB belum sepenuhnya dilaksanakan pihak perusahaan. “Contohnya saja upah kerja yang masih belum sesuai. Kita ingin melalui anggota dewan mendesak agar PKB segera direvisi guna kepentingan para buruh,” jelasnya.
Mereka pun rencananya akan kembali mendatangi DPRD Cilegon hari ini (Jumat, 16/4). “Suratnya akan kita sampaikan lagi ke sekretariat dewan. Biar besok bisa bertemu anggota dewan,” ujarnya.
Ketua Komisi II DPRD Cilegon Sofwan Marjuki saat dikonfirmasi mengaku belum menerima surat pemberitahuan dari PUK SPKEP PT PDSU untuk beraudiensi. “Kalaupun ada suratnya pasti kita bantu jembatani. Biasanya kalau ada audiens soal buruh, suratnya masuk dulu ke ketua dewan baru disposisinya ke kita. Radar Banten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: