h1

Warga Malingping Ngungsi, Banyak Rumah Retak

Juli 25, 2006

Akibat gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR), warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten panik. Hingga pukul 10.00 WIB, mereka masih bertahan di pegunungan. Rumah-rumah warga yang berada di pesisir pantai retak. Gelombang pengungsian warga Malingping, terutama yang berada di dekat Pantai Binuwangan dan Pantai Bagendur, terus berlangsung hingga Kamis (20/7/2006) dini hari. Mereka mulai mengungsi hanya beberapa saat setelah gempa pada pukul 17.57 WIB mengguncang. “Warga jelas panik, Pak. Guncangan gempanya memang lumayan. Selain itu, juga ada isu bahwa Pantai Anyer sudah porak-poranda. Warga terbawa isu dan berhamburan mengungsi,” kata salah seorang polisi yang bertugas di Polsek Malingping, Baraka Siswanto, saat dihubungi detikcom, Kamis (20/7/2006).

Warga mengungsi dengan menggunakan mobil, sepeda motor, dan sebagian juga berlarian. Lalu lintas di jalan-jalan di Malingping padat dan tidak beraturan. “Kepanikan terhenti pada pukul 01.00 WIB dini hari,” ujar dia. Rumah Retak Akibat gempa tersebut, banyak rumah warga, terutama yang berada di dekat Pantai Binuwangan retak-retak. “Memang banyak rumah yang retak, tapi data pastinya kami belum ada. Kalau rumah yang hancur tidak ada,” ujar dia. Hingga saat ini, kata Siswanto, korban jiwa juga tidak ada. Para warga Malingping yang mengungsi tidak hanya yang berada di pinggir pantai. Warga Malingping yang berjarak sekitar 5 km dari pantai juga ikut mengungsi. “Ada tiga desa yang kini ditinggal penghuninya. Mereka mengungsi ke daerah kota dan pegunungan,” ujar dia. Karena itu, saat ini kawasan Pantai Binuwangan sangat sepi. “Para nelayan ikut mengungsi juga,” ujar dia. Karena sepi, saat ini aparat Polsek Malingping menerjunkan 2 pleton polisi untuk berjaga-jaga di kawasan pantai untuk mengantisipasi adanya penjarahan. Siswanto memastikan gempa 6,2 SR kemarin tidak sampai menimbulkan tsunami. Air laut tampak tenang saja. Bahkan, para nelayan yang baru datang melaut sehabis magrib juga menceritakan bahwa air laut biasa-biasa saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: